Minggu, 14 Februari 2016

Yang Miris-Miris Di Dunia Freelance (Indonesia)

Sebenarnya, dalam upaya meraih mimpi naik haji di usia 30 tahun (ambisius banget ya mimpinya? Ya gpp dong kan eike mintanya sama yang Maha Kaya dan Menguasai)  aq mencari tambahan uang di situs freelance dan PPC. Awalnya aq daftar situs freelance internasional, karena aq nggak tau Indonesia juga punya situs sejenis. Belakangan barulah aq tau, iseng punya iseng aq daftar donk, harusnya kan kerja sama ‘saudara sebangsa’ lebih enak daripada sama orang luar yang perbedaan bahasanya bisa bikin sakit kepala. Tapi rupanya saya salah saudara-saudara! Ada hal-hal ajaib yang bikin aq miris sendiri dengan dunia freelance  di Indonesia. Berikut ulasanya:

Pertama, para klien itu mintanya hasil kerja berkualitas, tapi bayaranya bikin eike merinding disko. Yang minta bikin perhitungan BEP bisnis tapi cuma mau bayar 300ribu lah, yang bener aja kerjaan begituan dibayar 300ribu. Pokoknya nggak kira-kira deh. Nih bukti-bukti lainnya:



Waktu baca lowongan ini aq langsung komentar ,”what?! Are you joking me?? Artikel 1000 kata, berkualitas, original, SEO friendly, terus bebas copyscype cuma dihargai 5ribu perak! Emangnya nulis artikel nggak pake otak ya? Rasanya aq pingin kirim pesan sama yang buka lowongan, “mas, kualitas itu berbanding lurus sama harga, lu mau artikel bagus, berani keluar duit lebih donk!”. Tapi eike masih nahan diri bok..hehe..

Dan ini juga salah satu yang ajaib:

Oke, mungkin secara angka kesanya lumayan untuk kerjaan yang sepertinya gampang dan gak mikir itu. Tapi bagi yang pernah nonton Mata Najwa pasti tau gimana kecepatan ngomong Najwa Sihab. Aq coba melakukan transkripsi salah satu episodenya, untuk mengetahui tingkat kesulitan pekerjaan ini. Dan tau tidak? Untuk melakukan transkripsi 5 menit durasi acara, memakan waktu 30 menit dengan hasil ketikan 1,5 lembar ms Word.  Yang itu artinya untuk menyelesaikan proyek diatas dibutuhkan waktu +/-84 jam. Mari kita hitung, dengan upah 300ribu, berarti upah freelance hanya 3 ribu perak per jam (dan jangan lupa biaya kuota untuk download acara mata najwa dari youtube)! WHAT? Tukang parkir cukup bantu satu mobil dan satu motor untuk mendapatkan 3 ribu Rupiah. 

Dan yang paling ajaib adalah, coba lihat berapa orang yang melamar ke dua  pekerjaan ini:


Aq nggak ngerti deh, itu yg pada ngelamar nggak bisa ngitung, punya waktu luang banyak banget, atau kepepet banget butuh duit. Yang jelas mereka (kecuali yang kepepet) bikin aq gemes. Bukanya aq sok kaya, sok pintar, atau sok kebanyakan duit, tapi ayolah! Kalian membiarkan diri, waktu  dan kemampuan kalian dinilai murah! Kalo itu lowongan nggak ada yang ngelamar, otomatis mereka naikin bayaran kan? Tapi, salah satu penyakit di Indonesia agaknya juga diterapkan di dunia freelance, ‘‘biarlah berdarah-darah nurunin harga, yang penting bangkrut sama-sama”. 

Dan hal  kedua yang nyebelin dari bekerja freelance sama orang Indonesia, adalah: urusan bayaran upah suka dilama-lamain! 

Sayangnya ini terjadi pada ku!  Jadi, awal bulan kemaren aq dapet job untuk translate 100 artikel Inggris ke Indonesia dalam waktu 10 hari. Menurut perhitunganku, waktu menerima job itu, aq sanggup mengerjakanya, toh artikelnya Cuma 200-400 kata dan temanya juga ringan kayak asmara dan humor gitu.
Rupanya? Tugasku bukan Cuma nerjemahin doank, tapi juga upload ke situs klien ku itu. Nah situsnya itu berbasis wordpress, dan entah mengapa aq nggak bisa copy paste gambar dari situs yg kuterjemahin ke situs si klien. Jadi ribet nyebelin gitu deh proses upload gambarnya. Dan 1 artikel tediri dari belasan hingga 20an gambar. Akhirnya untuk menerjemahkan sampai artikel published membutuhkan waktu 30-45 menit, yang artinya aq kerja 6 jam lebih sehari untuk nyelesaiin kerjaan itu! Ah elah! Pokoknya ngerasa diperas habis-habisan deh, nggak sebanding pendapatan yang diterima dengan effort yang dikeluarkan. Tapi berhubung itu salah perhitungan dari aq pribadi, aq putuskan untuk bersabar dan komit menyelesaikan 100 artikel itu. 

Jadi, setelah 10 hari yang naas itu, berhasil juga aq menyelesaikan ke 100 artikel yang dijanjikan. Dan tau nggak? Sampai saat ini dia belum approve submittan work done gua, dan pembayaranya masih belum direlease juga! WTF! Sebenarnya aq nggak begitu khawatir ngaak dibayar, soalnya sistem secara otomatis akan merelease pembayaranku dalam 14 hari. Tapi kan t**k banget, aq menyelesaikan pekerjaanku 10 hari, eh bayaranya cair 14 hari! 


Dan itu klien setelah aq tagih bayaranku, malah dengan pedenya kirim pesan ini:




OGAH!!!

Note: nggak semua orang Indonesia sih nyebelin kayak contoh di atas,ini salah satu klien ku yang bisa dibilang fair,

(iya, dy manggil aq hati, dari kata Raudhati, terserah deh, yang penting pujianya..hehe..dasar penulis norak!)


Tapi secara keseluruhan aq lebih milih kerja sama bule ato orang di luar Indonesia deh pokoknya (selain India, katanya mereka setipe dengan orang Indonesia), bukanya aq nggak cinta Rupiah, tapi saudara sebangsa gua mentalnya penjajah !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar