Kamis, 05 Maret 2015

Behind The Scene

Aq lg ikutan lomba foto di instagram yg diadain oleh kebangsaan.org. aq ikutan krn berpikir bahwa ini akan jd proyek fun bareng suami n emang krn doyan ikut lomba. Walaupun aq cukup tau diri untuk g berharap menang. Secara pesertanya banyak banget, dan mereka2 udah lebih jago foto2 pake kamera DSLRnya (aq pake kamera merk sony yg bukan DSLR,haha). Jadi, tulisan q kali ini mau menceritakan behind the scene nya pembuatan foto yg aq ikutin lomba tsb.
Setelah mencari ide kesana kemari, akhirnya aq memiliki ide foto yg bertemakan kebangsaan yg menurut aq menarik. model foto tak lain dan tak bukan anak lanangku, si bagas. Lokasi ruang tamu rumah sendiri. dan objek foto bagas n bendera merah putih. Jadi, idenya adalah menyorot lampu hanya ke bagas dan bendera sementara yang lainya gelap. Efek2 syahdu gimana gitu maksudnya. Kesanya itu ide simple y, tapi ternyata tidak sama sekali saudara-saudara. Ide itu memiliki beberapa hambatan, pertama kami g punya lampu sorot dan modelnya adalah seorang bayi berumur 1 tahun yg g bisa berdiri diam 1 menit pun! Semua itu ditambah dengan kepintaran q, yaitu hoby mengerjakan sesuatu dekat2 deadline. Deadline lomba 6 maret, kami jepret2 tanggal 5 maret malam.
Singkat cerita, jam 9 malam kami pun mulai memasangkan baju batik ke bagas(biar makin kebangsaan gitu). Kemudian kami mencoba2 mencari  teknik pencahayaan yg paling oke yg bisa diraih oleh  senter rumahan dan lampu emergency. Yup! Lampu sorot kami ganti dgn senter. Apakah hasilnya sama? Tentu tidak! Tapi okelah.. awalnya itu senter diatas rak, terus diletakin dibawah bendera,n diatas bendera digantung cermin. Masalah berikutnya dan yg terberat adalah membuat bagas memiliki pose yg pas untuk berfoto n berada didepan bendera. Itu yg paling susah. Dy sibuk mijakin senter, ngejar kamera, atau pergi ninggalin ‘studio’. Diperlukan kesabaran, bujukan, pengalih/penarik perhatian, kesabaran lagi dan 3 jam untuk bisa mengambil foto. Akhirnya pada jam 12 malam batre kamera pun habis. Aq harus cukup puas dengan gambar2 yg berhasil diambil dengan waktu yg mepet seperti itu.
Dan ini dia 2 foto yg aq pilih untuk ikut lomba,



Sebenarnya itu bendera didikat di alat untuk masang lampu rumah. Terus tiangnya diikat pake tali di paku di dinding. Lampu emergency diletakin di bawah bendera, dan bagas melihat mainan yg aq gerak2in di lantai. Haha..
 Moral of the story, klo kamu merasa iri ngeliat media social temen kamu atau seleb yg penuh dgn foto2 keren, maka dengarkanlah kalimat sakti dari suami q ini,bahwa  ’foto selalu lebih indah dari kenyataan’.
And thats my friend, is my quote of the day!




Tidak ada komentar:

Posting Komentar